Pernahkah kamu memikirkanku? orang yang mengaggumimu besar-besar, orang
yang selalu mengejar-ngejar, orang yang selalu tersenyum lebar, orang
yang selalu sabar dan orang yang tak pernah cukup untuk membuatmu sadar?
TIDAK PERNAH. Tapi begitulah aku, mengaggumimu dengan penuh cemburu
dengan status 'aku-bukan-siapa-siapamu'. Dan begitulah aku, mengaggumimu
dengan seru, sedu, serta status butiran debu. Semoga kamu dengan
senyummu bisa membuatku lupa akan lubang rindu yang kau gali selama
berminggu-minggu dan tumpukan ngilu yang menggunung.
Ada perasaan yang selalu ingin ku ucapkan, tapi tak pernah diterapkan.
Tak punya keberanian. Aku merasa lemah untuk mengungkapkan, tapi aku
yakin kuat untuk mempertahankan. Akhirnya, tak jarang itu semua meluap
menjadi tangisan. Memang aku hanyalah bocah ingusan yang selalu
menginginkan dan tak pernah mau kehilangan. Ya, bocah egois dengan
senjata tangis dan senyuman manis. Tapi selalu berujung tragis.
I hope you read what i write.
No comments:
Post a Comment